Cara Mengatur Pendapatan Ala Herman
Melalui opini ini saya mencoba untuk berbagi ide untuk mengelola
pendapatan kita agar dapat dikelola dengan lebih terkontrol
pengalokasiannya sehingga tujuan untuk membangun kesejahteraan keluarga
dapat tercapai. Apalagi disaat ini, yang hampir 100% kebutuhan pokok
kita harganya mulai membumbung tinggi. Lalu Bagaimana cara yang baik
mengaturnya padahal pendapatan kita masih pas-pasan ?
1. Daftar Prioritas Pengeluaran Biaya Keluarga
Cobalah untuk selalu membuat daftar pengeluaran rutin pada setiap
bulannya, daftar tersebut di urutkan dari yang nilainya tetap sampai
pada yang nilainya tidak tetap. Paksakan diri kita untuk berdidiplin
mengikuti daftar tersebut. Tanpa adanya kedisiplinan maka sewaktu
pulang dari pasar Anda akan sadari bahwa ternyata cukup banyak yang
telah Anda beli namun sesungguhnya belum dibutuhkan saat itu.
2. Sisakan Dana Untuk Menabung Dan lindungilah Harta Anda
Bagaimana caranya jika pendapatan yang sudah pas-pasan ini masih harus
kita sisihkan untuk keperluan menabung ? jika pertanyaan itu yang
muncul maka masalahnya sekarang adalah begaimana cara kita untuk lebih
hemat lagi dalam mengatur pengeluaran. Semakin besar dana yang berhasil
Anda hemat dari sisi pengeluaran maka akan semakin besar pula dana yang
tersedia untuk keperluan Anda menabung. Selama pendapatan masih
paspasan,
Tengoklah kembali daftar prioritas pengeluaran yang telah Anda buat
tadi. Buatlah seleksi ulang sehingga yang tersisa hanya kebutuhan
penting yang tidak dapat Anda tawar-tawar lagi.
Jika diet ketat ini sudah berlaku, tanamkan pada diri Anda bahwa untuk
setiap keinginan, Anda terlebih dahulu harus membayarnya. Hal ini untuk
menghindari kita dari budaya berhutang yang pada akhirnya akan semakin
membelit pengeluaran Anda.
Selain dari menabung, masih ada lagi kebutuhan penting yang harus kita
keluarkan yaitu asuransi. Banyak sekali program perlindungan aset yang
ditawarkan oleh perusahaan.
Sekarang yang perlu dipertimbangkan adalah jenis produk yang ditawarkan
harus sesuai dengan kebutuhan anda dan juga pertimbangan bonafiditas
dari perusahaan tersebut. Ingat jangan menunggu sampai musibah
menghampiri Anda terlebih dahulu baru terfikirkan adanya peluang untuk
menghindari musibah itu.
3. Melihat kebelakang Dan Mengendalikan Diri Anda
Apa yang telah disusun bukanlah harga mati, lihat dan tinjau kembali
bersama pasangan Anda setelah satu bulan atau beberapa minggu untuk
mengetahui apakah semuanya telah berjalan sesuai dengan yang Anda
rencanakan. Lakukan komunikasi secara terbuka untuk membahas kondisi
keuangan keluarga Anda. Rencana sebagus apapun tidak akan berjalan
dengan baik tanpa dilandasi dengan kemauan yang keras juga kerja keras.
Dengan menjalani langkah-langkah di atas dengan sunguh-sunguh maka saya
yakin masa depan yang baik akan ada dalam genggaman Anda sekarang.
Opini ditulis oleh herman_ir